Klaten – Insiden dugaan keracunan kembali terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, ratusan siswa di SMP Negeri 1 Tulung, Kabupaten Klaten, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.
Menu yang disajikan, seperti teamlo, jamur kuping, galantin, dan telur puyuh, diduga menjadi pemicu kejadian yang membuat situasi sekolah sempat panik.
Kepala sekolah, Woro Indriyo, menjelaskan bahwa peristiwa bermula setelah para siswa selesai makan. Tak lama kemudian, mereka mulai mengeluhkan pusing, mual, hingga muntah.
Beberapa siswa bahkan terlihat lemas dan harus beristirahat di area sekolah sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan data sementara, sekitar 200 siswa dan 10 guru diduga terdampak. Para korban langsung mendapat perawatan di Puskesmas Majegan dan RS PKU Muhammadiyah Jatinom.
“Hingga saat ini, sebagian siswa masih menjalani perawatan, sementara lainnya sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik,” ujar Woro.
Sementara itu, Camat Tulung, Hendrik Pamungkas, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden ini harus menjadi bahan evaluasi serius, mengingat program MBG seharusnya memberikan manfaat bagi siswa.
“Kami meminta pengawasan terhadap penyedia makanan diperketat agar keamanan konsumsi bagi siswa benar-benar terjamin,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
source: detiknews
