Kejagung Bantah Jaksa Taruna Tabrak Petugas KPK di OTT Kalsel
Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah kabar yang menyebut salah satu jaksa berinisial TT atau Taruna menabrak petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Selatan. Kejagung menegaskan informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung menyampaikan bahwa tidak pernah terjadi aksi penabrakan terhadap petugas KPK dalam rangkaian OTT tersebut. Menurutnya, situasi di lapangan memang berlangsung cepat, namun tidak ada tindakan yang disengaja apalagi membahayakan aparat penegak hukum lain.
“Perlu kami luruskan, tidak ada peristiwa jaksa menabrak petugas KPK. Informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta,” kata pihak Kejagung dalam keterangan resminya.
Kejagung juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh proses penegakan hukum yang dilakukan KPK. Institusi kejaksaan, kata dia, menghormati kewenangan KPK dalam melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap dugaan tindak pidana korupsi.
Sebelumnya, OTT KPK di Kalimantan Selatan menjadi sorotan publik setelah muncul kabar adanya insiden antara jaksa dan petugas KPK di lokasi penindakan. Kabar tersebut kemudian berkembang luas di media sosial dan sejumlah platform digital.
Atas hal itu, Kejagung meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengimbau semua pihak menunggu penjelasan resmi dari aparat berwenang.
“Kami mengajak publik untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya,” tegas Kejagung.
Hingga kini, proses hukum terkait OTT di Kalimantan Selatan masih berjalan sesuai ketentuan yang berlaku





