Jenderal Elite China Dicopot dari Jabatan, Diduga Terlibat Kebocoran Rahasia ke Intelijen AS
Beijing, 26 Januari 2026 â Pemerintah China dilaporkan mencopot seorang jenderal senior dari jajaran militer setelah muncul dugaan keterlibatan dalam kebocoran informasi rahasia kepada Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA).
Pencopotan tersebut disebut dilakukan atas persetujuan langsung Presiden China Xi Jinping sebagai bagian dari langkah tegas menjaga keamanan negara dan stabilitas internal militer. Meski otoritas China belum mengungkap identitas lengkap jenderal yang dimaksud, sejumlah sumber menyebut ia merupakan figur penting dalam struktur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).
Menurut laporan yang beredar, dugaan kebocoran informasi sensitif ini mencakup data strategis pertahanan dan kebijakan militer. Kasus tersebut kini tengah ditangani secara tertutup oleh aparat keamanan China, sejalan dengan kebiasaan Beijing dalam menangani isu yang menyangkut intelijen dan keamanan nasional.
Pemerintah China belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan keterlibatan CIA. Namun, langkah pencopotan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Xi Jinping terus memperketat pengawasan internal, khususnya di tubuh militer dan lembaga strategis negara.
Kasus ini juga menambah daftar panjang tindakan disipliner terhadap pejabat tinggi China dalam beberapa tahun terakhir, yang kerap dikaitkan dengan upaya pemberantasan pengkhianatan, korupsi, dan kebocoran rahasia negara.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi independen dari pihak Amerika Serikat terkait dugaan tersebut. Pengamat menilai isu ini berpotensi memperkeruh hubungan BeijingâWashington yang memang telah lama diwarnai ketegangan.




