Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan, Arus Balik di Tol Cipali Diprediksi Memuncak
Penerapan sistem satu arah (one way) mulai diberlakukan di ruas Tol Cipali sebagai langkah antisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik Lebaran. Kebijakan ini difokuskan untuk memperlancar perjalanan pemudik dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
Pihak Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kepadatan kendaraan di lapangan. Saat sistem one way diterapkan, seluruh jalur difungsikan untuk satu arah menuju barat, sementara akses dari arah sebaliknya ditutup sementara.
“Penerapan one way ini bertujuan untuk mengurai kepadatan yang berpotensi terjadi pada puncak arus balik. Kami juga terus memantau kondisi secara real-time,” ujar perwakilan Korlantas.
Selain rekayasa satu arah, sejumlah strategi lain turut disiapkan, seperti contraflow di titik-titik rawan macet, pengaturan kapasitas rest area, hingga pembatasan operasional kendaraan berat. Petugas juga disiagakan di sepanjang jalur untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.
Para pemudik diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan aplikasi navigasi untuk mendapatkan informasi terkini terkait kondisi lalu lintas.
Dengan diberlakukannya rekayasa ini, diharapkan arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih tertib, lancar, dan aman bagi seluruh pengguna jalan.





