Polisi Ungkap Pelaku Sempat Berganti Pakaian Usai Serang Aktivis KontraS
Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia mengungkap perkembangan terbaru dalam kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga sempat mengganti pakaian setelah melakukan aksinya.
Informasi tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman, pelaku terlihat meninggalkan tempat kejadian dan diduga berganti pakaian untuk menghilangkan jejak sebelum melarikan diri.
Aparat kepolisian menyatakan bahwa langkah tersebut mengindikasikan adanya upaya pelaku untuk menyamarkan identitasnya. Tim penyidik kini terus mendalami pergerakan pelaku sebelum dan sesudah kejadian guna mempersempit ruang gerak serta mengidentifikasi pihak yang terlibat.
Selain itu, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa berlangsung. Keterangan para saksi dinilai penting untuk melengkapi bukti serta mengungkap kronologi kejadian secara utuh.
Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat dan organisasi sipil. Pihak KontraS mendesak agar aparat segera mengungkap pelaku serta motif di balik penyerangan tersebut, sekaligus memastikan perlindungan bagi para aktivis.
Hingga kini, kondisi korban masih dalam penanganan medis. Polisi menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut kepada publik.





