Oknum TNI dan Driver Ojol Berdamai, Insiden di Jakbar Berakhir Permintaan Maaf
Seorang oknum anggota TNI yang terlibat perselisihan dengan pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jakarta Barat akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah tersebut secara damai setelah dilakukan mediasi.
Insiden itu sebelumnya sempat viral di media sosial setelah video yang memperlihatkan aksi pemukulan beredar luas. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria yang diduga oknum TNI terlibat cekcok dengan pengemudi ojol hingga berujung aksi kekerasan.
Peristiwa diketahui terjadi di wilayah Jakarta Barat pada jam sibuk, sehingga sempat menarik perhatian warga sekitar. Beberapa orang yang berada di lokasi mencoba melerai dan menenangkan situasi.
Setelah video tersebut ramai diperbincangkan, pihak terkait segera melakukan klarifikasi. Oknum TNI yang bersangkutan kemudian bertemu dengan korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Dalam pertemuan yang difasilitasi pihak berwenang, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan persoalan ke jalur hukum.
Korban menerima permintaan maaf tersebut dengan harapan kejadian serupa tidak kembali terulang. Sementara itu, pihak TNI menegaskan akan melakukan pembinaan internal terhadap anggotanya agar tetap menjaga sikap profesional dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menghadapi situasi di lapangan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menahan emosi dan menyelesaikan konflik secara bijak, terutama di ruang publik.





