Longsor Terjang Puluhan Titik di Jalur Trans Papua, Ratusan Kendaraan Tertahan
Papua – Bencana longsor dilaporkan terjadi di sedikitnya 25 titik di ruas Jalan Trans Papua, mengakibatkan 103 kendaraan terjebak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan informasi dari aparat setempat, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup badan jalan di sejumlah segmen yang berada di kawasan perbukitan. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas lumpuh total, terutama di jalur penghubung antar kabupaten.
Sebanyak 103 kendaraan, terdiri dari truk logistik, mobil penumpang, dan kendaraan pribadi, dilaporkan tertahan di beberapa titik. Para pengemudi dan penumpang terpaksa menunggu proses pembersihan material longsor yang dilakukan secara bertahap.
Petugas dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dibantu aparat TNI-Polri dan masyarakat setempat, telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan menggunakan alat berat. Namun, proses penanganan terkendala cuaca yang masih berpotensi hujan serta kondisi tanah yang labil.
“Kami memprioritaskan pembukaan akses di titik-titik terparah agar kendaraan yang membawa kebutuhan pokok bisa segera melintas,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Selain mengganggu mobilitas warga, longsor juga berdampak pada distribusi bahan bakar dan logistik ke sejumlah wilayah pedalaman. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menunda perjalanan melintasi jalur tersebut hingga kondisi dinyatakan aman.
Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan pemantauan di titik-titik rawan longsor guna mengantisipasi potensi bencana susulan.





