KM Cahaya Intan Selebes Tenggelam di Sultra, Balita Sempat Terombang-ambing Sebelum Diselamatkan
Sebuah kapal penumpang, KM Cahaya Intan Selebes, dilaporkan tenggelam di perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin pagi (16/2). Insiden tersebut terjadi saat kapal tengah berlayar menuju salah satu wilayah kepulauan di Sultra.
Informasi awal dari tim SAR menyebutkan kapal diduga mengalami masalah di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Gelombang yang cukup tinggi dan angin kencang disebut-sebut memperparah situasi hingga kapal akhirnya karam.
Peristiwa ini sempat memicu kepanikan penumpang. Salah satu momen paling mengharukan terjadi ketika seorang balita ditemukan terombang-ambing di laut menggunakan pelampung seadanya. Beruntung, tim gabungan dari nelayan setempat dan petugas penyelamat berhasil menjangkau korban dengan cepat.
Balita tersebut langsung dievakuasi ke perahu penyelamat dan mendapatkan penanganan medis. Kondisinya dilaporkan stabil setelah sempat mengalami kelelahan akibat terlalu lama berada di air.
Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Tenggara bersama aparat kepolisian dan TNI AL terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Fokus pencarian diarahkan pada kemungkinan adanya penumpang yang belum ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan korban masih berlangsung. Otoritas setempat juga tengah menyelidiki penyebab pasti tenggelamnya kapal, termasuk aspek kelayakan pelayaran dan kondisi cuaca saat keberangkatan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca dan memastikan keselamatan sebelum melakukan perjalanan laut, terutama di wilayah perairan yang rawan gelombang tinggi.
Operasi pencarian dan evakuasi dipastikan akan terus dilakukan hingga seluruh penumpang terdata dan situasi dinyatakan aman.





