Ketegangan Memanas, Korut Peringatkan Respons Keras atas Dugaan Pengiriman Drone
Pemerintah Korea Utara melontarkan ancaman akan memberikan ârespons mengerikanâ apabila Korea Selatan kembali mengirimkan drone ke wilayahnya. Pernyataan tersebut disampaikan melalui media pemerintah setempat di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea.
Pyongyang menuduh adanya pelanggaran wilayah udara oleh drone yang disebut berasal dari Selatan. Pihaknya menganggap tindakan tersebut sebagai provokasi serius yang berpotensi memicu eskalasi konflik militer. Korea Utara menegaskan akan mengambil langkah balasan tegas jika insiden serupa terulang.
Sementara itu, otoritas Korea Selatan belum memberikan konfirmasi rinci terkait tudingan tersebut. Namun Seoul sebelumnya menyatakan komitmennya untuk menjaga stabilitas kawasan dan menanggapi setiap perkembangan dengan mempertimbangkan situasi keamanan regional.
Hubungan kedua negara memang kerap mengalami pasang surut, terutama terkait aktivitas militer, uji coba persenjataan, serta latihan gabungan yang melibatkan sekutu internasional. Ancaman terbaru ini kembali memicu kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di kawasan Asia Timur.
Pengamat menilai, retorika keras dari kedua belah pihak berpotensi memperburuk situasi apabila tidak diiringi dengan jalur komunikasi diplomatik yang terbuka. Masyarakat internasional pun menyerukan penahanan diri guna mencegah konflik yang lebih luas.





