Indonesia Kirim Surat ke Biro Parlemen Dunia Soroti Dugaan Aneksasi Tepi Barat oleh Israel
Pemerintah Indonesia resmi mengirimkan surat kepada Bureau of Parliament (BoP) guna menyampaikan keprihatinan atas dugaan langkah Israel yang dinilai mengarah pada pencaplokan wilayah Tepi Barat.
Surat tersebut dikirim melalui jalur diplomasi parlemen sebagai bentuk protes dan penegasan sikap Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. Dalam isi komunikasinya, Indonesia meminta perhatian komunitas parlemen internasional agar mengambil langkah tegas terhadap setiap tindakan yang berpotensi melanggar hukum internasional.
Pemerintah menilai upaya aneksasi wilayah Tepi Barat akan memperburuk situasi keamanan di kawasan dan menghambat proses perdamaian yang selama ini diupayakan. Indonesia juga menekankan pentingnya penghormatan terhadap resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menolak perubahan status wilayah secara sepihak.
Langkah diplomatik ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam memperjuangkan solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan keluar konflik Israel-Palestina. Indonesia mendorong agar seluruh pihak menahan diri dan kembali ke meja perundingan.
Sementara itu, perkembangan situasi di lapangan masih terus menjadi perhatian dunia internasional. Ketegangan yang meningkat dikhawatirkan dapat memicu instabilitas lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Pemerintah Indonesia memastikan akan terus menggalang dukungan dari berbagai forum internasional guna memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menjaga stabilitas regional.





