Hamas Nyatakan Kesediaan Lepas Kendali Gaza, Opsi Pemerintahan Transisi Menguat
Gaza — Kelompok Hamas menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan pemerintahan Jalur Gaza kepada sebuah komite Palestina sebagai bagian dari upaya mencari solusi politik dan kemanusiaan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya tekanan internasional dan memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza akibat konflik berkepanjangan. Hamas menegaskan bahwa langkah tersebut dimaksudkan untuk mengutamakan kepentingan rakyat Palestina, khususnya dalam pemulihan layanan publik dan rekonstruksi pascakonflik.
Komite Palestina yang dimaksud disebut akan terdiri dari tokoh-tokoh independen dan profesional, dengan mandat menjalankan urusan pemerintahan sipil, termasuk pengelolaan bantuan kemanusiaan, kesehatan, dan infrastruktur. Namun demikian, mekanisme pembentukan serta kewenangan komite tersebut masih dalam tahap pembahasan.
Sejumlah pihak menilai pernyataan Hamas ini dapat menjadi pintu masuk rekonsiliasi internal Palestina, sekaligus membuka peluang bagi keterlibatan lebih luas dari Otoritas Palestina dan komunitas internasional. Meski begitu, tantangan besar masih membayangi, terutama terkait kepercayaan politik, keamanan, dan legitimasi pemerintahan transisi.
Hingga kini, belum ada kesepakatan final mengenai waktu penyerahan kekuasaan maupun struktur resmi komite yang akan memimpin Gaza ke depan.





