Guru SD di Sebatik Keluhkan Tunjangan Tak Dibayar Selama Setahun, Dugaan Pengucilan Mencuat
Seorang guru sekolah dasar (SD) yang bertugas di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diduga mengalami pengucilan oleh rekan kerjanya di lingkungan sekolah. Selain itu, guru tersebut juga mengeluhkan tunjangan yang tidak cair selama hampir satu tahun.
Informasi ini mencuat setelah yang bersangkutan menyampaikan keluhannya kepada pihak terkait. Guru tersebut mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan di tempat kerja, mulai dari minimnya komunikasi hingga tidak dilibatkan dalam sejumlah kegiatan sekolah.
Tak hanya itu, hak tunjangan yang seharusnya diterima setiap bulan disebut belum juga dibayarkan selama setahun penuh. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kesejahteraan dan kinerja guru, terlebih yang bertugas di wilayah perbatasan.
Pihak Dinas Pendidikan setempat menyatakan telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan penelusuran. Mereka berjanji akan mengecek penyebab belum cairnya tunjangan serta mendalami dugaan persoalan internal di sekolah.
“Kami akan memverifikasi administrasi tunjangan dan meminta klarifikasi dari pihak sekolah terkait,” ujar perwakilan dinas.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut hak tenaga pendidik, terutama di daerah terpencil dan perbatasan, yang seharusnya mendapatkan perlindungan serta perlakuan profesional di lingkungan kerja.





