Gajah Sumatra Ditemukan Tewas di Area Konsesi Perusahaan di Riau
Pelalawan, Riau — Seekor gajah Sumatra ditemukan dalam kondisi mati di kawasan hutan konsesi sebuah perusahaan kertas di Kabupaten Pelalawan, Riau. Temuan tersebut menghebohkan warga sekitar dan menjadi perhatian aparat penegak hukum serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat.
Berdasarkan informasi awal, bangkai gajah tersebut ditemukan oleh petugas patroli pada awal pekan ini. Saat ditemukan, kondisi satwa dilindungi itu tidak utuh, sehingga memunculkan dugaan kuat adanya tindak kejahatan terhadap satwa liar.
Kepala BKSDA Riau menyatakan pihaknya telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan area penemuan. Tim gabungan yang terdiri dari BKSDA, kepolisian, serta pihak perusahaan kini tengah mengumpulkan bukti dan keterangan guna mengungkap penyebab kematian gajah tersebut.
“Gajah Sumatra merupakan satwa dilindungi. Kami akan mendalami kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya unsur perburuan liar,” ujar perwakilan BKSDA Riau.
Pihak kepolisian juga telah membuka penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku serta motif di balik kematian gajah tersebut. Sementara itu, perusahaan pemegang konsesi menyatakan siap bekerja sama dengan aparat dan mendukung proses hukum yang berjalan.
Sebagai informasi, populasi gajah Sumatra terus mengalami penurunan akibat penyempitan habitat dan konflik dengan manusia. Kasus kematian gajah ini kembali menambah daftar panjang ancaman terhadap kelestarian satwa endemik Pulau Sumatra tersebut.
Pemerintah dan pegiat lingkungan pun mendesak pengawasan yang lebih ketat di kawasan hutan serta penegakan hukum yang tegas guna mencegah kejadian serupa terulang.





