Replika Patung Liberty setinggi 24 meter milik jaringan ritel Havan roboh setelah diterjang badai kencang di Guaíba, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil, pada Senin (15/12). Insiden ini terjadi saat angin berkecepatan tinggi menyapu wilayah selatan Brasil.
Dikutip dari Wion, Selasa (16/12), badai tersebut disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 80 hingga 90 kilometer per jam. Peristiwa robohnya patung terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Patung yang berdiri di area parkir megastore Havan itu ambruk setelah sebelumnya terlihat miring. Meski kejadian berlangsung dramatis dan videonya viral di media sosial, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Wali Kota Guaíba, Marcelo Maranata, memastikan area sekitar telah dikosongkan sebelum patung roboh.
“Tidak ada korban. Area sudah diisolasi sebelumnya,” ujarnya melalui media sosial, Selasa (16/12).
Manajemen Havan menyebut langkah pengamanan telah dilakukan sesuai prosedur keselamatan. Area parkir tempat patung berdiri telah ditutup sebelum kejadian, dan proses pembersihan puing dilakukan beberapa jam kemudian tanpa mengganggu operasional toko.
Replika Patung Liberty tersebut dipasang sejak tahun 2020 dan dilengkapi sertifikasi teknis untuk menahan terpaan angin. Meski bagian atas patung runtuh, fondasi setinggi 11 meter dilaporkan tetap utuh.
Sementara itu, otoritas pertahanan sipil Brasil (Defesa Civil) menjelaskan bahwa badai dipicu oleh sistem tekanan rendah yang berinteraksi dengan front dingin setelah beberapa hari cuaca panas ekstrem melanda wilayah tersebut. Kondisi ini mendorong dikeluarkannya peringatan cuaca buruk dan siaran darurat kepada warga.
Selain Guaíba, sejumlah kota lain di Rio Grande do Sul turut terdampak. Hujan es dilaporkan terjadi di Tio Hugo, sementara kerusakan atap rumah ditemukan di Passo Fundo, Santa Cruz do Sul, dan Vera Cruz. Di Lajeado, hujan deras menyebabkan banjir lokal, meski tidak disertai pemadaman listrik.
Havan menegaskan bahwa keselamatan pelanggan, karyawan, dan masyarakat menjadi prioritas utama. Perusahaan akan melakukan inspeksi teknis menyeluruh untuk mengetahui penyebab runtuhnya patung dan menentukan langkah lanjutan.
Otoritas setempat saat ini masih melakukan evaluasi teknis untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Kondisi cuaca di wilayah tersebut diperkirakan mulai membaik pada Selasa (16/12).





