Afrika Selatan Ambil Sikap Tegas, Wakil Dubes Israel Diperintahkan Tinggalkan Negara dalam 72 Jam
Pemerintah Afrika Selatan resmi mengusir Wakil Duta Besar Israel dan memberinya waktu 72 jam untuk meninggalkan wilayah negara tersebut. Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk protes keras atas situasi konflik yang terus memanas di Jalur Gaza dan tindakan Israel yang dinilai melanggar hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan menyatakan keputusan tersebut merupakan bagian dari sikap konsisten negara itu, yang sejak lama menyuarakan dukungan terhadap rakyat Palestina. Pemerintah menilai tindakan diplomatik ini perlu dilakukan sebagai sinyal kuat penolakan terhadap agresi militer yang menimbulkan korban sipil dalam jumlah besar.
Sebelumnya, Afrika Selatan juga telah menarik pulang diplomatnya dari Israel dan mengurangi hubungan diplomatik kedua negara. Pengusiran Wakil Dubes ini mempertegas memburuknya hubungan bilateral Pretoria–Tel Aviv dalam beberapa waktu terakhir.
Hingga kini, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut. Namun, langkah Afrika Selatan menuai beragam respons internasional, mulai dari dukungan kelompok pro-Palestina hingga kritik dari negara-negara sekutu Israel.
Pemerintah Afrika Selatan menegaskan akan terus mendorong penyelesaian konflik secara damai dan mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah nyata menghentikan kekerasan di wilayah konflik.





