Lumajang — Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi pada Jumat (22/5/2026). Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dilaporkan mengalami dua kali erupsi dalam waktu berdekatan.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi pertama terjadi pada pagi hari dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 700 meter di atas puncak. SLOT TERPERCAYA Tak lama berselang, letusan kedua kembali terjadi dengan arah abu vulkanik mengarah ke barat daya dan barat.

Baca Juga: Polri Segera Limpahkan Kasus Tabrakan KRL vs Taksi di Bekasi Timur ke Jaksa

Petugas pengamatan menyebut aktivitas erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo cukup tinggi. Hingga kini status Gunung Semeru masih berada di Level III atau Siaga. Warga pun diimbau tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan yang menjadi jalur material vulkanik.

Selain ancaman awan panas dan guguran lava, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi banjir lahar dingin, terutama saat hujan turun di kawasan puncak Semeru. LINK ALTERNATIF TARUMA4D Material vulkanik yang terbawa aliran sungai dinilai dapat membahayakan permukiman warga di sekitar lereng gunung.

Baca Juga: Emosi karena Klakson, Pelaku Pemukulan Pengemudi Mobil di Cibubur Terancam 2,5 Tahun Penjara

Meski belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat erupsi terbaru ini, petugas terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Semeru.

source: Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Hari ini, Waspada Potensi Lahar Dingin