Menelisik Makna Pertemuan Sugiono dan Menlu Palestina Bahas “Board of Peace”
Pertemuan antara Sugiono dan Menteri Luar Negeri Palestina menjadi sorotan publik, terutama karena membahas inisiatif bertajuk “Board of Peace”. Agenda tersebut dinilai memiliki arti strategis dalam konteks diplomasi Indonesia dan dukungan terhadap perjuangan Palestina di forum internasional.
Sugiono, yang dikenal sebagai Wakil Menteri Pertahanan RI, bertemu dengan Menlu Palestina untuk membicarakan peluang kolaborasi serta penguatan peran Indonesia dalam mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah. Dalam pertemuan itu, kedua pihak disebut menekankan pentingnya solusi damai yang adil dan berkelanjutan.
Indonesia selama ini konsisten mendukung kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi. Sikap tersebut juga sejalan dengan kebijakan luar negeri yang dipegang oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam berbagai forum global, termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Istilah “Board of Peace” sendiri dipahami sebagai forum atau wadah dialog yang bertujuan mempertemukan berbagai pihak guna mencari jalan keluar atas konflik yang berkepanjangan. Meski detail teknisnya belum diungkap secara luas, inisiatif ini dipandang sebagai bagian dari upaya diplomasi preventif dan pembangunan kepercayaan (confidence-building measures).
Dari sisi Palestina, pertemuan ini dinilai memperkuat hubungan bilateral sekaligus menunjukkan dukungan moral dan politik dari Indonesia. Sementara itu, Sugiono menegaskan pentingnya peran negara-negara sahabat dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur damai.
Analis hubungan internasional menilai, komunikasi semacam ini penting untuk menjaga konsistensi dukungan Indonesia terhadap Palestina, sekaligus memperluas ruang dialog di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.
Ke depan, publik menantikan langkah konkret dari pembahasan “Board of Peace” tersebut, termasuk apakah akan melibatkan negara lain atau lembaga multilateral dalam pelaksanaannya.





