Mendagri Tito Ungkap Alasan Absen Lima Kali dalam Rapat Komisi II DPR
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian akhirnya menjelaskan alasan ketidakhadirannya dalam lima kali rapat bersama Komisi II DPR RI. Penjelasan tersebut disampaikan sebagai respons atas sorotan sejumlah anggota dewan yang mempertanyakan komitmennya dalam menghadiri forum penting tersebut.
Tito menyebutkan bahwa ketidakhadirannya bukan tanpa alasan. Ia mengaku memiliki agenda kenegaraan lain yang tidak bisa ditinggalkan, termasuk tugas-tugas strategis yang berkaitan langsung dengan pemerintahan daerah dan stabilitas nasional.
Menurutnya, beberapa agenda yang berbenturan tersebut sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya, sehingga sulit untuk dilakukan penyesuaian dalam waktu singkat. Meski demikian, Tito memastikan bahwa koordinasi dengan jajaran di Kementerian Dalam Negeri tetap berjalan dengan baik melalui perwakilan yang ditugaskan hadir dalam rapat.
Komisi II DPR RI sebelumnya menyoroti absennya Tito dalam sejumlah rapat yang membahas isu-isu penting, seperti evaluasi kinerja pemerintah daerah hingga persiapan agenda politik nasional. Ketidakhadiran tersebut dinilai menghambat jalannya fungsi pengawasan DPR terhadap pemerintah.
Menanggapi hal itu, Tito menegaskan komitmennya untuk memperbaiki komunikasi dan kehadiran dalam rapat-rapat selanjutnya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas masukan dari DPR sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif.
Ke depan, Tito berharap koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI dapat berjalan lebih efektif, sehingga berbagai program dan kebijakan dapat terlaksana secara optimal demi kepentingan masyarakat luas.





