BRIN Peringatkan Ancaman Ikan Sapu-sapu: Rusak Ekosistem dan Berisiko bagi Warga
Fenomena meningkatnya populasi ikan sapu-sapu di berbagai perairan Indonesia menjadi perhatian serius para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ikan yang dikenal sebagai “pembersih akuarium” ini kini justru berubah menjadi spesies invasif yang mengancam keseimbangan ekosistem dan berpotensi membahayakan manusia.
Peneliti BRIN mengungkapkan bahwa ikan sapu-sapu bukan berasal dari perairan Indonesia, melainkan dari Amerika Selatan. Keberadaannya di alam liar diduga kuat akibat pelepasan dari akuarium oleh masyarakat. Tanpa predator alami, ikan ini berkembang biak dengan sangat cepat dan mendominasi habitat perairan seperti sungai, danau, hingga waduk.
Dominasi ikan sapu-sapu menyebabkan tekanan besar terhadap ikan lokal. Selain bersaing memperebutkan makanan, ikan ini juga diketahui memakan telur dan larva ikan lain, sehingga menghambat regenerasi spesies asli. Dalam beberapa kasus, populasinya bahkan mencapai mayoritas di suatu perairan, menurunkan keanekaragaman hayati secara signifikan.
Tak hanya itu, perilaku ikan sapu-sapu yang menggali lubang di dasar dan tepi perairan turut merusak struktur habitat. Aktivitas ini dapat menyebabkan erosi di bantaran sungai dan merusak ekosistem tempat hidup organisme lain. Nelayan pun ikut terdampak, karena jaring mereka kerap rusak akibat ikan ini.
BRIN juga menyoroti potensi bahaya bagi manusia. Ikan sapu-sapu yang hidup di perairan tercemar berisiko mengandung logam berat dan zat berbahaya. Oleh karena itu, masyarakat tidak disarankan untuk mengonsumsinya, karena dapat menimbulkan risiko kesehatan jika masuk ke dalam rantai makanan.
Sebagai langkah penanganan, BRIN mendorong upaya penangkapan ikan sapu-sapu secara masif dan berkelanjutan. Selain itu, edukasi kepada masyarakat menjadi kunci penting agar tidak lagi melepas ikan asing ke perairan umum.
Dengan kondisi yang semakin meluas, penanganan ikan sapu-sapu memerlukan kolaborasi antara pemerintah, peneliti, dan masyarakat guna menjaga kelestarian ekosistem perairan Indonesia.
BRIN Peringatkan Ancaman Ikan Sapu-sapu: Rusak Ekosistem dan Berisiko bagi Warga





