4 Fakta Pria Ngaku Aparat Pukul Petugas SPBU, Berujung Ditangkap Polisi
Seorang pria yang mengaku sebagai aparat membuat keributan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hingga melakukan pemukulan terhadap petugas. Aksi tersebut viral di media sosial dan berujung pada penangkapan oleh pihak kepolisian. Berikut empat fakta yang terungkap:
1. Mengaku Sebagai Aparat Saat Terlibat Cekcok
Insiden bermula saat pelaku terlibat adu mulut dengan petugas SPBU. Dalam perdebatan itu, pria tersebut disebut-sebut mengaku sebagai aparat untuk menekan petugas agar mengikuti keinginannya. Namun, belakangan diketahui pengakuan tersebut tidak benar.
2. Aksi Pemukulan Terekam dan Viral
Keributan yang terjadi di area SPBU sempat direkam oleh warga dan tersebar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat pelaku melakukan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugasnya. Peristiwa ini memicu kecaman publik.
3. Polisi Bergerak Cepat dan Tangkap Pelaku
Setelah video viral, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga memintai keterangan dari korban dan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
4. Terancam Pasal Penganiayaan dan Pencemaran Nama Baik Institusi
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal penganiayaan sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Selain itu, polisi juga mendalami unsur dugaan pencemaran nama baik institusi karena pelaku mengaku sebagai aparat tanpa dasar yang sah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mengaku sebagai aparat demi kepentingan pribadi. Proses hukum terhadap pelaku kini masih berjalan.





