Pemerintah Kota Balikpapan mempercepat perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada kelompok rentan yang dikenal sebagai 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Badan Gizi Nasional (BGN) agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga kelompok yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi.

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi diharapkan mulai melayani kelompok 3B. Menurutnya, pemenuhan gizi pada masa kehamilan dan usia dini sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menyiapkan generasi yang lebih sehat di masa depan.

Baca Juga: Mendagri Paparkan Langkah Penataan PPPK di Daerah, Soroti Keseimbangan Anggaran dan Kebutuhan ASN

Saat ini terdapat 12 SPPG yang telah beroperasi di berbagai wilayah Kota Balikpapan. Pemerintah daerah bersama BGN dan sejumlah organisasi perangkat daerah juga mempercepat proses pendataan agar penyaluran makanan bergizi dapat dilakukan secara tepat sasaran. Sinkronisasi data dinilai menjadi kunci utama agar seluruh penerima manfaat yang memenuhi kriteria dapat terakomodasi dalam program tersebut.

Selain fokus pada perluasan penerima manfaat, Pemkot Balikpapan juga memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar operasional, mulai dari kebersihan, sanitasi, pengelolaan limbah, hingga sertifikasi halal dan kompetensi tenaga pengolah makanan. Pemerintah menegaskan tidak ada lagi dapur yang dihentikan sementara akibat persoalan fasilitas pendukung.

Baca Juga: Tangis Haru Nanik Pecah Usai Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN

Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia sejak tahap awal kehidupan.

source: Program MBG Balikpapan Mulai Sasar Ibu Hamil dan Balita