Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan kecaman terbuka terhadap Iran dalam sebuah wawancara yang dilakukan di Istana Kepresidenan Lebanon. Pernyataan itu menjadi salah satu kritik paling tajam yang pernah dilontarkan pemimpin Lebanon terhadap Teheran dan sekutunya, Hizbullah.

Aoun menilai Iran telah terlalu jauh mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Ia menegaskan bahwa kedaulatan negaranya harus dihormati dan tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan pihak luar. Menurutnya, rakyat Lebanon telah menanggung dampak besar akibat konflik yang melibatkan Hizbullah dan Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Dikawal Brimob, KPK Geledah Rumah Silmy Karim Usai Penahanan

Selain itu, Aoun menuduh Iran menggunakan Lebanon sebagai "alat tawar-menawar" dalam proses negosiasi dengan Amerika Serikat. Ia menyebut praktik tersebut tidak dapat diterima karena mengorbankan kepentingan rakyat Lebanon demi agenda politik yang lebih luas.

Dalam wawancara yang juga dikutip CNN, Aoun turut mengkritik Hizbullah dan menyerukan agar kelompok tersebut memilih jalur dialog untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Ia menekankan bahwa masa depan Lebanon harus ditentukan oleh rakyat dan pemerintah Lebanon sendiri, bukan oleh kekuatan eksternal.

Baca Juga: Sony Sonjaya Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Pernyataan keras tersebut memperlihatkan semakin lebarnya jarak antara pemerintahan Lebanon saat ini dengan Hizbullah, kelompok bersenjata yang selama puluhan tahun menjadi salah satu kekuatan politik dan militer paling berpengaruh di negara itu.

source: Presiden Lebanon Kecam Iran: Bukan Tugas Anda Campuri Urusan Negara Kami!