Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6) pagi. Berdasarkan hasil pemutakhiran BMKG, gempa tersebut berpotensi memicu tsunami yang berdampak ke sejumlah wilayah Indonesia sehingga peringatan dini tsunami sempat diterbitkan.

BMKG mencatat gempa terjadi pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur dengan kedalaman sekitar 105 kilometer. SLOT GACOR Lokasi episentrum berada di laut, sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Bocah di Cikarang Masuk Tahap Sidang, Tersangka Segera Diadili

Pasca gempa, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur. Pemantauan kemudian menunjukkan adanya kenaikan muka air laut di beberapa daerah. Tsunami dengan ketinggian relatif kecil terdeteksi di Kedi, Maluku Utara, Ulu Siau, Sulawesi Utara, dan Melonguane, Sulawesi Utara. Gelombang tertinggi tercatat mencapai 0,19 meter di Melonguane.

Baca Juga: BNN Gagalkan Penyelundupan Hashish, Dua Warga Rusia Ditangkap di Bali

Seiring perkembangan kondisi di lapangan dan hasil pemantauan yang menunjukkan situasi mulai aman, BMKG akhirnya mengakhiri peringatan dini tsunami yang sebelumnya diberlakukan. SLOT TERPERCAYA Meski demikian, masyarakat di wilayah pesisir tetap diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, gempa kuat tersebut juga menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah Filipina. Otoritas setempat masih melakukan pendataan dampak dan korban akibat guncangan yang dirasakan luas di kawasan Mindanao.

source: Gempa M 7,7 di Filipina Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah RI