Upaya pelarian Angelo Pandeli, sosok yang masuk dalam daftar pencarian otoritas Australia, berakhir setelah ia berhasil diamankan aparat gabungan Indonesia di Bali. Setelah melalui proses koordinasi dengan pihak berwenang Australia, Pandeli akhirnya diserahkan untuk menghadapi proses hukum di negara asalnya.
Pandeli ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai saat hendak meninggalkan Indonesia menggunakan jet pribadi menuju Mozambik. SLOT GACOR Petugas imigrasi menemukan kejanggalan pada dokumen perjalanan yang digunakannya, yang kemudian mengungkap identitas asli buronan tersebut.
Baca Juga: Pemotor di Cibinong Bogor Tewas Setelah Tabrak Pembatas Jalan dan Tiang Lampu
Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa Pandeli diduga menggunakan identitas dan dokumen perjalanan palsu untuk menghindari pengejaran aparat penegak hukum internasional. LOGIN OASIS Namanya sebelumnya telah masuk dalam sistem peringatan Interpol dan menjadi perhatian otoritas Australia karena dugaan keterlibatannya dalam jaringan kejahatan lintas negara.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Imigrasi dan mitra internasional melakukan koordinasi intensif sejak penangkapan berlangsung. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memberantas kejahatan terorganisasi yang melintasi batas negara.
Baca Juga: Libur Sekolah Jadi Momentum Evaluasi MBG, Tata Kelola SPPG Diperketat
Penyerahan Pandeli kepada otoritas Australia menandai berakhirnya pelarian yang telah berlangsung selama beberapa waktu. Kasus ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antarnegara dalam menangani pelaku kejahatan internasional yang berupaya berpindah negara untuk menghindari proses hukum.
source: Bos Kartel Hells Angels Diserahkan ke Australia Usai Ditangkap di Bali
